suara mahasiswa
OPINI:
Putri Anggraeni
Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta
Tanpa kita sadari, seiring bertambahnya usia dan padatnya aktivitas, hubungan kita dengan orang tua perlahan merenggang. Bukan karena kita tidak lagi menyayangi mereka, bukan pula karena ada konflik besar, tetapi karena kesibukan
suara mahasiswa
Oleh: Hasna Khalishta Afza
Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta
Dalam menjalani hubungan percintaan, berbagai hal bisa terjadi—dari yang membahagiakan hingga mengecewakan. Salah satu kunci penting agar hubungan tetap sehat dan harmonis adalah kemampuan untuk berpikir positif. Meskipun
suara mahasiswa
OPINI:
Khaalish Azzah Luthfiyyah
Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta
Saat ayah meninggal dunia, saya merasa seperti terhempas oleh gelombang kesedihan yang sangat dalam. Dunia yang selama ini saya kenal berubah seketika, dan ruang kosong besar memenuhi hidup saya. Kehilangan sosok yang selama
suara mahasiswa
OPINI:
Tamara Chaerunnisa
Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta
Hidup yang berjalan lancar tanpa gangguan seharusnya membawa rasa puas dan bahagia.
Namun, kenyataannya, banyak orang merasa ada kekosongan emosional yang sulit dijelaskan.
Perasaan ini sering kali muncul saat membuka media
suara mahasiswa
OPINI:
Aliyyah Fayyaza Z.
Mahasiswa Jurnalistik Politeknik Negeri Jakarta
Saat pengumuman SNBT 2023 muncul di layar laptop, satu nama tak juga ditemukan. Bukan karena tak berusaha. Belajar sudah, doa pun tak putus. Dua pilihan utama, Psikologi UNPAD dan Ekonomi Sumberdaya IPB, tak satupun
suara mahasiswa
OPINI:
Adzhaqirra Syahsheiqa Sydqi Rahadi
Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta
“Kadang yang Membuat Kita Kuat Bukan Solusi, Tapi Sekadar Ditemani”
Di tengah kesibukan kuliah, skripsi, atau kerja paruh waktu, ada satu hal yang sering kita anggap sepele, tetapi ternyata sangat
suara mahasiswa
OPINI:
Debyca Nabilah Dianti
Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta
Kegagalan kerap kali terasa seperti akhir dari segalanya. Saat impian tidak tercapai, usaha tak membuahkan hasil, atau harapan justru berbalik menjadi luka, mudah sekali kita terjebak dalam rasa kecewa yang dalam. Namun, tahukah
suara mahasiswa
Opini
Nur Najwa Aliffa Putri
Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta
Di era digital saat ini, arus informasi yang sangat cepat dan berlimpah tidak hanya memberikan kemudahan dalam mengakses berbagai hal, tapi juga menghadirkan tantangan serius bagi kesehatan mental. Berbagai berita negatif,
suara mahasiswa
OPINI:
Natasyah Aulia Rahman
Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta
Belajar bukan sekadar proses menyerap informasi atau menuntaskan kurikulum. Di balik setiap hafalan rumus, tulisan tangan di buku catatan, atau tugas yang dikumpulkan tepat waktu, terdapat sisi manusiawi yang sering terlupakan:
suara mahasiswa
OPINI:
Khaylila Safitri
Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta
Di era serba digital, hubungan antarmanusia semakin sering terjalin melalui layar. WhatsApp, aplikasi percakapan sejuta umat, telah menggantikan banyak momen tatap muka. Namun, bisakah hubungan yang positif, sehat, dan tulus tetap
suara mahasiswa
OPINI:
Ade Sukma Nadira
Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta
Pernahkah Anda terjebak dalam hubungan yang tidak membahagiakan, justru membuat lelah secara emosional? Sebagian orang merasa “kosong” saat tidak memiliki pasangan, lalu terburu-buru menjalin hubungan baru hanya untuk
suara mahasiswa
OPINI:
Ricko Aidil Fitrah mahasiswa
Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta
Laki-laki sering dianggap sosok yang harus kuat, tak mudah goyah, dan tidak boleh menangis. Tapi data terbaru justru menunjukkan kenyataan yang mengkhawatirkan. Dalam periode Januari– Agustus 2024, tercatat 928
suara mahasiswa
OPINI
Sisilia Rosadi
Mahasiswa Jurnalistik Politeknik Negeri Jakarta
Perceraian orang tua adalah sebuah peristiwa yang tidak hanya mengubah struktur keluarga, tetapi juga memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi anak-anak yang terlibat. Dunia anak yang semula penuh dengan rasa aman dan
suara mahasiswa
OPINI
Oleh : Galuh Nandita Putri
Mahasiswa Jurnalistik Politeknik Negeri Jakarta
Anak muda jaman sekarang hidup di tengah perubahan yang sangat cepat. Teknologi berkembang pesat, informasi mudah didapat, dan persaingan di dunia kerja maupun pendidikan semakin ketat. Tidak heran, banyak anak
suara mahasiswa
OPINI
Cornelius Juan Prawira
Mahasiswa Jurnalistik Politeknik Negeri Jakarta
Generasi Z mencari situasi dan nilai bermakna saat bekerja. Tumbuh dalam ruang digital, tekanan dalam pekerjaan dirasakan secara fisik dan mental. Beban kerja yang tinggi dan kecemasan bila tergantikan artificial